Lajulah...

Posted by .... on 08.54

Lajulah waktu lajulah
Biar aku menunggu
Tak harus membatu waktu
Cukup dengan merindumu

Lajulah waktu lajulah
Biar aku menunggu

Last minutes before 2014...

Koran

Posted by .... on 23.18

Koran
Dibutuhkan pada saatnya
Terbuang hari berikutnya
Syukur-syukur berakhir sebagai bungkusan

Kalaulah boleh kita ganti saja pepatah lama itu
“Habis tanggal koran dibuang”
Kehidupan berpusar pada aktualitas
Tapi sesekali kita merindu masa lalu

Sumber ilustrasi : www.gwri.calpoly.edu

Kalau Rindu

Posted by .... on 10.13
Kalau rindu 
Aku akan membatu 
Agar kau tak pernah tahu 

Aku belajar pada tanah kering 
yang merindukan gerimis 


sumber inspirasi: www.paketumrohfebruari.com

Berlayar...

Posted by .... on 09.53
Berpetualang itu seperti berlayar 
Sehebat apapun nahkoda 
Ia butuh dermaga 
Setangguh apapun layar Ia butuh angin 

Petualang sejati adalah.. 
Mereka yang ada dan mengada bersama angin 
Tapi tak lupa akan dermaga 

Sebagian kita memilih berpetualang 
Tapi tak peka akan angin 
Bahkan tak tahu dimana dermaga.. 


sumber ilustrasi : andoreza.com

Pada Waktu

Posted by .... on 09.44
Dimana ? 
Bisa dimana saja
Kapan ? 
Dapat kapanpun
Lalu ? 
Semua itu tanda tanya 
Pada masanya kita akan paham 

Tak semua hal harus diketahui 
Tak semua perkara harus dipahami 
Waktu yang merambat cepat 
Dan jarak yang tertambat 
Akan menjadi penanda 
Kapan waktu itu tiba... 

Image credit : violscraper via flickr

Perahu

Posted by .... on 09.35
Kemudi sampan dibelokkan
Arus sungai menghempas tepian
Laju perahu memelan
Karena ombak yang menghantam pelan

Berperahu laksana menjalani kehidupan
Kadang tenang sesekali bergelombang
Waktu bergerak tanpa malu-malu
Hidup beranjak dari waktu ke waktu
Ah, begitu banyak yang terlewatkan
Mulai dari berladang hingga sembahyang


sumber ilustrasi : dimensisunyi.blogspot.com

Tanya

Posted by .... on 09.27
Desember... 
Penghujung waktu dalam bilangan masehi 
Ada yang tertinggal di tahun ini 
Ada yang terbawa ke tahun depan 

Aku bertanya-tanya 
Adakah babi di hutan dataran rendah Sumatera 
Paham tahun yang berganti ? 
Mungkin mereka hanya memaknai musim hujan atau kering 
Musim hujan berarti kawin 

Aku bertanya-tanya 
Adakah penting tahun yang berganti 
Bagi sekelompok ikan seluang di Sungai Musi ? 
Entahlah.. 

Tidak semua tanya harus dijawab 
Tak semua gelisah harus mendapat tempat.. 


sumber ilustrasi : wall.alphacoders.com

Lalat Di Atas Celana Basah

Posted by .... on 02.48















Tak ada yang merindukan bulan saat malam
Bahkan tak ada yang ingat akan matahari kala siang
Semua yang dekat sering terlupa
Apa yang ada kadang dianggap tiada

Lalat hinggap di atas celana basah
Saat aku sadar bahwa hal-hal yang tiada
Sering kali menjadi sesuatu yang indah
Tapi yang ada selalu biasa saja...

(Sumber ilustrasi : www.danmccarthy.org)

Intimitas Palsu

Posted by .... on 02.36












Tiap menit aku bisa mendengar suaramu
Bahkan tiap detik aku bisa memasati gambar hidupmu
Perkakas-perkakas canggih buatan Cina dan sebagainya
Telah merapatkan ruang dan memangkas jarak

Seorang anak bisa tiap jam memastikan kesehatan sang ibu
Seorang ibu bisa tiap setengah jam mendengar suara anak di rumah
Sepasang kekasih bisa tiap hari bercengkrama
Meski yang satu di Itali dan satu lagi di Imogiri

Tapi benarkah kemanusiaan kita lantas menjadi subur
Atau justru kian gersang ditelan frekuensi
Kedekatan menjadi artifisial
Jarak bisa jadi pencipta kedekatan alami

Kini kita bergelut dalam kedekatan yang jauh
Intimitas yang palsu
Bahkan senyum yang tak bernyawa
Jangan kau sebut ini ulah Negeri Cina..!

(Sumber ilustrasi : www.kcet.org)

Makna Satu Kata Itu...

Posted by .... on 02.30
Cinta...
Kutanya pada angin maknanya
Tak da jawab
Hanya daun terkesiap
Kucakapkan pada air mengalir
Tak da jawab
Hanya gemericik

Lumpuh aku dalam tanya
Meski lelah tak ingin menyerah
Mencoba memahami makna satu kata itu
Ya satu kata itu saja

Mungkin bukan untuk dicari maknanya
Tapi diresapi hadirnya
Pada akhirnya sampai disana simpulanku

Waktu deras melaju
Cahaya senja mengurung cakrawala
Sedang aku masih tersipu-sipu
Mencari makna satu kata itu...

Gerimis Akhir Bulan Ketiga

Posted by .... on 21.40
Berserak dan tak bergerak
Terkapar dengan hati yang risau
Bukan karena rindu apalagi pilu
Hanya sekedar tanya pada tetes gerimis akhir bulan ketiga

Mengapa waktu tak pernah menunggu ?
Bukankah waktu sendiri hanya sekedar kesepakatan
Benarkah waktu eksis atau sekedar fantasi logis
Lalu mengapa manusia memiliki rasa ?
Untuk apa rasa ?
sekedar atribut kemanusiaan atau esensi kehidupan ?
Aku berrtanya pada tetes gerimis akhir bulan ketiga

Selintas garis warna warni
Menggores tipis langit usai gerimis di akhir bulan ketiga Indah dan romantis
Tapi aku masih merindu gerimis
Agar aku bisa bertanya pada tetes-tetesnya



by Huzer Apriansyah